UEA mengutuk bom bunuh diri di Islamabad; menyampaikan belasungkawa kepada para korban

UEA mengutuk keras pemboman teroris di Islamabad, Pakistan, yang mengakibatkan kematian dan cederanya puluhan orang yang tidak bersalah.

UEA juga mengutuk serangan yang menargetkan sebuah perguruan tinggi militer di kawasan Wana di distrik Waziristan Selatan.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menegaskan bahwa UEA “menyatakan kecaman keras atas tindakan kriminal ini dan penolakan permanennya terhadap segala bentuk kekerasan yang bertujuan merusak keamanan dan stabilitas.”

Tetap up to date dengan berita terbaru. Ikuti KT di Saluran WhatsApp.

Mereka juga “menyampaikan belasungkawa dan simpati yang tulus kepada keluarga para korban, serta kepada Pemerintah dan rakyat Pakistan, dan mendoakan agar mereka yang terluka segera pulih.

12 orang tewas

Sebuah ledakan menewaskan 12 orang di luar gedung pengadilan di ibu kota Pakistan, Islamabad pada hari Selasa, kata Menteri Dalam Negeri Syed Mohsin Naqvi.

Beberapa orang lainnya terluka dan beberapa berada dalam kondisi kritis, kata sumber rumah sakit.

Pelaku bom mencoba memasuki gedung pengadilan dengan berjalan kaki, namun meledakkan bom tersebut di luar, dekat kendaraan polisi, setelah menunggu di sana selama 10 hingga 15 menit, kata Naqvi kepada wartawan di lokasi.

Ledakan terjadi di dekat pintu masuk pengadilan distrik Islamabad, yang biasanya dipenuhi banyak pihak yang berperkara.

Orang-orang berlumuran darah tergeletak di samping mobil polisi, dalam video dan gambar di media lokal.

(Masukan dari Reuters)