[Editor’s Note: Follow the Khaleej Times live blog for real-time updates on the Indian fighter jet crash at Dubai Airshow 2025]
Apa yang dimaksudkan sebagai pertunjukan spektakuler manuver jet tempur Tejas produksi India di Dubai Airshow, berakhir dengan kecelakaan tragis pada Jumat sore. Pilot Angkatan Udara India tidak dapat keluar tepat waktu, dan tewas saat pesawat terbakar. Penonton di pertunjukan udara menyaksikan dengan kaget.
Pertunjukan udara seharusnya berlangsung selama delapan menit, namun berakhir tiba-tiba setelah jet menukik, menewaskan pilotnya.
Meskipun rincian identitasnya tidak segera diungkapkan, Ketua Menteri Himachal Pradesh, Sukhvinder Singh Sukhu, kemudian menyatakan di X bahwa pilotnya adalah Namansh Syal, berasal dari distrik Kangra di negara bagian India utara.
Dalam sebuah postingan yang ditulis dalam bahasa Hindi, sang menteri mengatakan, “Berita meninggalnya naman Syal, putra pemberani di distrik Kangra di Himachal Pradesh, dalam kecelakaan pesawat Tejas di Dubai Air Show sangat memilukan dan menyayat jiwa. Negara ini telah kehilangan seorang pilot yang berani, berbakti, dan berani. Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada anggota keluarga yang ditinggalkan.”
Tetap up to date dengan berita terbaru. Ikuti KT di Saluran WhatsApp.
Komandan Sayap Angkatan Udara India berusia 34 tahun adalah penduduk Patialkadh di Nagrota Bagwan tehsil. Menurut media lokal di Himachal Pradesh, istrinya juga bekerja di IAF sebagai perwira senior. Mereka memiliki seorang putri.
Ayahnya, Jagarnath Syal, adalah pensiunan perwira IAF yang kemudian bekerja di departemen pendidikan dan bertugas di Stasiun Angkatan Udara di Hyderabad.
Pilot yang sangat terampil
Syal adalah pilot display yang sangat terampil dari Skuadron No. 45, Flying Daggers, dari Pangkalan Udara Sulur. Dia dikatakan telah memukau penonton di Aero India dan beberapa pertunjukan udara nasional dengan keterampilan terbangnya yang luar biasa.
Dia menerbangkan HAL Tejas, Light Combat Aircraft (LCA) buatan India, yang bermesin asing. Kecelakaan ini menandai kecelakaan Tejas kedua yang diketahui, namun merupakan kecelakaan fatal pertama di pertunjukan udara internasional.
Video pilot dari Dubai Airshow dibagikan secara luas, saat India berduka atas kehilangan seorang pemberani.
BHARAT MENGHORMAT PUTRANYA YANG BERANI 🇮🇳
Komandan Sayap RIP Namansh Syal.Anda mengabdi dengan keberanian, hidup dengan terhormat, dan meninggalkan warisan yang akan menginspirasi generasi-generasi.
Melambung tinggi, pejuang #Tejas #menabrak #Dubai pic.twitter.com/eKxrTTZ6fC— Anura (अनॠर ) à¿— (@Anura_Indo) 21 November 2025
Angkatan Udara India, dalam postingan di X, menyatakan penyesalan mendalam atas kematian pilot tersebut, dan mengatakan bahwa pengadilan penyelidikan sedang dibentuk, untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut.
Menteri Pertahanan India Rajnath Singh juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Raksasa kedirgantaraan yang dikelola India Hindustan Aeronautics Ltd (HAL), produsen pesawat Tejas, mengatakan pihaknya sangat sedih atas hilangnya nyawa “pilot IAF yang pemberani” selama pertunjukan udara di Dubai Air Show.
Angkatan Udara India berpartisipasi dalam Dubai Airshow bersama Tim Aerobatic Suryakiran dan LCA Tejas. India telah secara rutin mengambil bagian dalam pertunjukan udara tersebut selama beberapa dekade, menampilkan inovasi dan teknologi terkini.
