Angkatan Udara India pada hari Sabtu memberikan penghormatan kepada Komandan Sayap Namansh Syal, yang berduka atas kematiannya yang terlalu dini dalam kecelakaan mengerikan di Dubai Airshow pada hari Jumat. Jenazah pilot dipulangkan ke India pada hari Sabtu.
IAF mengingatnya sebagai “pilot pesawat tempur yang berdedikasi” dan profesional menyeluruh, yang mengabdi pada negara dengan komitmen yang tak tergoyahkan, keterampilan luar biasa, dan rasa tanggung jawab yang pantang menyerah.
“Angkatan Udara India sangat berduka atas kehilangan tragis Wg Cdr Namansh Syal, yang kehilangan nyawanya dalam kecelakaan pesawat Tejas di Dubai Air Show. Seorang pilot pesawat tempur yang berdedikasi dan profesional yang menyeluruh, dia mengabdi pada negara dengan komitmen yang tak tergoyahkan, keterampilan luar biasa, dan rasa tanggung jawab yang pantang menyerah,” kata mereka dalam sebuah postingan di X.
Tetap up to date dengan berita terbaru. Ikuti KT di Saluran WhatsApp.
“Kepribadiannya yang bermartabat membuatnya mendapatkan rasa hormat yang luar biasa melalui kehidupan yang mengabdi pada pengabdiannya, dan terlihat dalam pelepasan yang dihadiri oleh Pejabat UEA, kolega, teman, dan pejabat Kedutaan Besar India. IAF berdiri dalam solidaritas dengan keluarganya di saat-saat duka mendalam ini dan menghormati warisan keberanian, pengabdian, dan kehormatannya. Semoga pengabdiannya dikenang dengan rasa syukur,” tambah IAF.
Syal, yang berasal dari Himachal Pradesh, terbunuh pada hari Jumat setelah Light Combat Aircraft (LCA) multi-peran produksi India, Tejas, jatuh dalam bola api saat pertunjukan udara di Dubai Airshow.
Pesawat tersebut jatuh sekitar pukul 14:10, beberapa saat setelah Syal terbang di atas lokasi tersebut sebagai bagian dari pertunjukan udara. Pertunjukan Tejas dijadwalkan berlangsung selama delapan menit.
