Diduga ada hubungan teror dalam ledakan Benteng Merah Delhi; PM Modi, Presiden Murmu menyampaikan belasungkawa

[Editor’s Note: Follow Khaleej Times’ live blog for the latest updates on the Delhi Red Fort blast and ongoing security developments]

Investigasi awal terhadap ledakan mobil di dekat Benteng Merah bersejarah Delhi menunjukkan bahwa ledakan tersebut mungkin merupakan serangan teroris, menurut sumber Kepolisian Delhi yang dikutip oleh IANS pada Senin malam.

“Ledakan berintensitas tinggi tampaknya terkait dengan modul yang sebelumnya disita di Faridabad dan mungkin melibatkan campuran bahan peledak dan bahan kimia. Badan keamanan sedang menginterogasi tersangka Dr Muzzamil dan Dr Adil, dan ledakan tersebut diyakini dilakukan dengan tergesa-gesa setelah penangkapan mereka,” tambah sumber tersebut.

Dalam perkembangan terkait, pemilik mobil yang terlibat ledakan telah ditahan, menurut laporan NDTV. Insiden ini telah memicu curahan belasungkawa dari para pemimpin tertinggi India. Presiden Droupadi Murmu mengungkapkan kesedihannya atas tragedi tersebut, dan menyampaikan simpati kepada para korban dan keluarga mereka.

Tetap up to date dengan berita terbaru. Ikuti KT di Saluran WhatsApp.

“Saya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga dan teman-teman mereka yang kehilangan nyawa dalam ledakan yang terjadi di Delhi. Saya berdoa agar mereka yang terluka segera pulih,” katanya.

Perdana Menteri Narendra Modi juga membahas insiden tersebut, dan memastikan bahwa pihak berwenang menyediakan semua bantuan yang diperlukan. “Belasungkawa kepada mereka yang kehilangan orang yang mereka cintai dalam ledakan di Delhi malam ini.

“Semoga korban luka segera pulih. Mereka yang terkena dampak dibantu oleh pihak berwenang. Meninjau situasinya bersama Menteri Dalam Negeri Amit Shah Ji dan pejabat lainnya,” tulis Modi di platform X-nya.

Ketika penyelidikan berlanjut, keamanan telah diperketat di beberapa negara bagian dan kota-kota besar. Pasar Chandni Chowk akan tetap tutup pada hari Selasa (Noce sebagai tindakan pencegahan. Uttar Pradesh telah ditetapkan dalam siaga merah, sementara siaga tinggi juga telah dikeluarkan di Uttarakhand, Haryana, Odisha, Kerala, dan Kolkata. Polisi Mumbai telah mengeluarkan peringatan pencegahan, dan keamanan telah diperketat di Bihar.